
Radio Frequency Identification adalah evolusi selanjutnya dari proses komputasi. Pada dasarnya teknologi ini menghubungkan suatu objek-objek ke internet, sehingga bisa ditracking dan perusahaan bisa men-share informasi mengenai objek tersebut. Konsepnya sederhana, tempatkan suatu transponder, yaitu suatu microchip dengan sebuah antenna pada suatu objek dan kemudian menggunakan sebuah reader, sebuah perangkat dengan satu atau lebih antenna pada microchip menggunakan gelombang radio. Reader akan melewatkan informasi ke suatu computer sehingga data bisa digunakan untuk membuat suatu nilai bisnis.
Terdapat berbagai tipe sistem RFID, dan penggunaanya untuk meng-generate data yang bisa mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi adalah suatu tantangan. Hal yang penting yang harus dilakukan adalah memilih sistem RFID yang tepat untuk aplikasi-aplikasi tertentu dan bekerja sama dengan sistem integrator yang berpengalaman untuk meyakinkan sistem terpasang dan terkonfigurasi dengan tepat.
Transponder RFID (RFID tag) menggunakan sebuah microchip silicon yang menyimpan serial number yang unik dan beberapa informasi tambahan . Terdapat dua kategori sistem RFID yaitu sistem aktif dan pasif. Tag RFID pasif tidak mempunyai transmitter dimana tag ini hanya memantulkan kembali energi gelombang radio yang berasal dari antenna reader. Tag RFID aktif mempunyai transmitter sendiri dan biasanya juga catu daya sendiri yang dapat menyimpan energi dari sinar matahari atau sumber energi lainnya. Tag RFID aktif ini akan mem-broadcast sebuah sinyal untuk mentransmisikan informasi yang disimpan di dalam microchip.
Sistem RFID Aktif
Sistem RFID aktif biasanya digunakan untuk asset-aset perusahaan yang besar seperti, cargo container, rail car dan kontainer besar yang dapat digunakan kembali dimana semua ini harus di-tracking pada jarak yang jauh. Sistem ini beroperasi pada frekuensi 455 Mhz, 2,45 GHz, atau 5,8 GHZ dan bisanya mempunyai jarak baca 20 meter sampai 100 meter.

Terdapat dua tipe tag aktif yaitu transponder dan beacon. Transponder aktif akan aktif ketika menerima sebuah sinyal dari reader yang bisanya digunakan pada pembayaran jalan tol, control check point dan sistem lainnya. Ketika sebuah mobil dengan transponder aktif mendekati pintu tol, reader pada pintu tol akan mengirimkan sebuah sinyal yang akan mengaktifkan transponder pada kaca depan mobil. Tranponder kemudian akan mem-broadcast suatu ID yang unik ke reader. Transponder bisa menghemat penggunaan baterai dengan hanya mengirimkan sinyal ketika berada pada jangkauan sinyal dari reader.
Beacon digunakan pada kebanyakan sistem real time (Real Time Locating System) dimana proses tracking lokasi aset yang presisi sangat dibutuhkan. Pada RLTS, sebuah beacon mengemisikan sebuah sinyal dengan identifier unik pada suatu interval tertentu ( bisa setiap tiga detik atau sekali sehari, tergantung pada seberapa penting lokasi sebuah aset perlu di-tracking pada waktu tertentu). Sinyal beacon diterima oleh paling sedikit tiga antenna reader yang diletakkan di sekeliling area dimana aset-aset tersebut akan di-tracking. RTLS biasanya digunakan di luar tetapi para automaker menggunakannya pada fasilitas manufaktur untuk men-tracking bagian-bagian peti.
Tag aktif mempunyai jarak baca mencapai 100 meter dan bisa diandalkan karena sinyal dikirimkan secara broadcast ke reader (pada beberapa sistem bisa dipengaruhi oleh hujan). Biaya untuk tag aktif ini berkisar antara $10 sampai $50 bergantung pada jumlah memory yang diperlukan, batterai life time, sensor, dan tingkat kekasarannya. Semakin tipis bentuknya yang biasanya menggunakan housing plastik yang tahan lama akan meningkatkan biaya.
Sistem RFID Pasif
Tag RFID Pasif tidak mempunyai catu daya dan transmitter. Harganya lebih murah daripada tag aktif (20 sen sampai 40 sen) dan tidak membutuhkan pemeliharaan. Hal inilah yang menyebabkan retailer dan manufaktur menggunakan tag pasif. Tag pasif mempunyai jarak baca yang lebih rendah dari tag aktif ( beberapa inch sampai 30 feet).
Sebuah transponder RFID pasif terdiri dari sebuah microchip yang terpasang pada sebuah antenna. Transponder bisa dikemas dengan beberapa cara. Transponder bisa dimasukkan pada suatu substrat untuk membuat tag atau seperti sandwich diletakkan antara layer adesif dan sebuah label kertas untuk membuat sebuah kartu, kunci, dinding kontainer plastik dan kemasan khusus yang tahan panas, dingin dan bahan kimia yang berbahaya. Form factor yang digunakan tergantung pada aplikasi tetapi kemasan transponder bisa menambah biaya secara signifikan.
Tag Pasif bisa bekerja pada frekuensi rendah (LF), frekuensi tinggi (HF) dan UHF. Sistem yang berfrekuensi rendah (LF) bisanya beroperasi pada frekuensi 124 kHz, 125 kHz atau 135 kHz. Sistem frekuensi tinggi menggunakan 13, 56 Mhz, dan sistem UHF menggunakan band frekuensi antara 860 Mhz sampai 960 Mhz. Beberapa sistem juga menggunakan frekuensi 2,45 Ghz dan band-band frekuensi radio lainnya.
Frekuensi radio mempunyai karakteristik yang berbeda pada masing-masing frekuensi ini yang berarti frekuensi yang berbeda cocok untuk aplikasi yang berbeda. Frekuensi rendah (LF) mempunyai karakteristik bisa menembus dinding tetapi tidak bisa menembus metal. Tag LF ideal digunakan untuk aplikasi dimana tag dibaca melaui material atau air pada jarak dekat.
Semakin besar frekuensi gelombang radio maka gelombang radio akan mendekati karakteristik gelombang cahaya dimana tidak bisa menembus material dengna baik dan bisa dipantulkan oleh banyak objek. Gelombang pada band frekuensi UHF mempunyai karakteristik bisa diserap oleh air. Tantangan yang sering dihadapi oleh perusahaan yang menggunakan sistem UHF adalah proses pembacaan tag RFID pada peron angkutan atau material yang terbuat dari metal atau air.
Isu-Isu Pengimplementasian RFID >>
Originally posted 2009-08-11 02:40:51. Republished by Old Post Promoter
Related Websites- Principles for Good Blog Design, pt 2 4 - To reiterate... Some of your blog posts are going to be more popular than others. Once you recognize which blog posts these are, keep them from being buried by finding a way to highlight them. You may have a popular posts section in the sidebar of your blog,......
- Walmart [NYSE:WMT] to Imbed RFID Tags on Clothes Beginning August 1 Walmart [NYSE:WMT] maintains imbedding the electronic identification tags is strictly to improve inventory management. Some critics point out that putting the tags on merchandise fringes on a violation of privacy. Beginning August 1, 2010, clothing will be imbedded with a radio frequency identification (RFID) tag. The tags can be read with a hand-held......
- Woods Upstaged by Yang in Hazeltine The South Korean Player Yang Yong-eun just became the first male major winner from Asia after completely overhauling Woods in a stunning fashion, clinching the US PGA Championship win at Hazeltine with a total of three shots this past Sunday. Trailing the world no. 1 and the overwhelming favorite Tiger......




![[Most Recent Quotes from www.kitco.com]](http://www.kitconet.com/charts/metals/gold/t24_au_en_usoz_2.gif)